Respect The Different
Kita semua tau kalo pastinya setiap orang itu pasti beda-beda, bukan beda fisik aja maksudnya disini, beda itu bisa beda dari segi bicara, berpikir, pandangan, bahkan tindakkan. Ada berfikir dengan logika, ada juga yang pake perasaan. Ada yang bicaranya pakai kata tersirat, ada juga yang bicaranya blak-blakkan alias frontal. Ada yang mandang dari segi pandangnya sendiri, ada yang mandang dari segi orang lain juga. Ada yang bertindak setelah berpikir, ada pula yang bertindak tapi belum dipikir matang-matang (nah ini yang bahaya). Oke kembali ke topik.
Kalo kita tela'ah lagi, gak bisa loh kita maksa orang lain untuk bisa sama kaya kita. Gak bisa nuntut orang lain buat mengerti sama kita. Gak bisa kita nyuruh orang lain buat bertindak yang sama kaya kita. Andaikan ada yang bisa, I'm 100% certain kalo dia melakukannya dengan terpaksa, gak berdasarkan hati nurani dan kemauannya. Dia melakukannya semata-mata mungkin biar di gak dijauhin sama yang nyuruh, lebih diandelin sama yang nyuruh, lebih seolah-olah dia mau dipandang lebih sama yang nyuruh. Kalo hal ini udah biasa dia lakukan, dia akan jadi kebiasaan, padahal hati dan tindakkannya bertolak belakang.
Beberapa orang juga melakukan hal yang gak sejalan sama hidupnya karena dia takut. Takut untuk terlihat berbeda di mata orang lain. Takut kalau-kalau dia melakukan hal yang berbeda, dia dianggap weird people. Dia mungkin aja terlihat nyaman di luar, tapi gak sejalan di dalam, padahal itu drama yang sedang ia perankan. Kita suka gak sadar akan hal ini dan mungkin cenderung masa bodoh. Kita suka egois memikirkan diri sendiri sedangkan yang ada di sekitar kita terpaksa menjalaninya.
Menurut gue, terlihat berbeda di mata orang lain itu bukan hal yang jelek, bisa aja dia terlihat konyol, tapi itu semua murni dia lakukan karena memang itulah sifat aslinya. Berbeda bukan berarti salah. Tetapi cara seseorang untuk mengekspresikan dirinya kepada dunia luar. Kadang orang suka salah mengartikan perbedaan itu. Seperti menyalahkannya padahal dirinya sendiri belum tentu benar. Kalo hal seperti ini dibiarkan, mau jadi apa generasi muda sekarang? Bukannya di dalam undang-undang dinyatakan kalau seseorang berhak mengeluarkan pendapat di muka umum? Lantas kenapa kalau ada sedikit aja yang berbeda, langsung dicela, diejek, bahkan dikucilkan? Belajarlah menghargai sesuatu selama itu tidak menyimpang dari kebenaran.
Perbedaan itu suatu hal yang wajar. Karena kalau Tuhan menciptakan makhluk-Nya semua sama, maka siapa yang akan melengkapi kekurangan dari masing-masing individu-Nya?
-raf🍁
Semua orang itu sama, iya sama... sama-sama berbeda :)
BalasHapus