Process To Succes
Kalo dipikir-pikir menentukan cita-cita itu gak gampang. Gak bisa kita langsung menentukan cita-cita kayak nanya ke anak TK atau anak SD.
Kalo udah gede mau jadi apa?
Jadi astronot! Jadi pilot! Jadi dokter! etc.
Emang gak salah sih kalo anak kecil mengatakan hal itu, tandanya dia percaya sama kemampuan dirinya kalo suatu saat dia bisa menjadi orang hebat. Tentunya untuk mencapai cita-cita yang kita inginkan perlu kerja keras dong untuk mencapainya? Dalam menjalankan prosesnya, tentu kita juga butuh rencana, rencana ke depan yang akan kita lakukan. Gak semata-mata kalo lo mau jadi orang sukses lo bisa langsung gitu aja tanpa ada prosesnya, kesuksesan gak ada yang instant. Apalagi kalo mimpi atau cita-cita lo itu 'besar' pasti proses yang dijalani juga pasti sangat 'besar'. Dari situ lah kemauan dan kemampuan lo diuji. Apakah lo bisa mendapatkan apa yang lo mau di masa yang akan datang?
Bercita-cita pasti semua orang bisa, termasuk gue, juga bisa. Prosesnya yang belum tentu kita bisa jalani semuanya. Ada kalanya saat lo mencoba untuk serius dengan cita-cita lo, ada aja rintangan yang lo hadapi, ada banyak cobaan yang menghampiri, ada juga orang-orang yang iri dan coba buat menghasut lo suapaya lo pecah konsentrasi untuk mencapa cita-cita lo itu. Dari situlah kita semua diuji dalam menghadapinya. Sebagian orang banyak yang gagal dalam menggapai cita-citanya, kalo ada yang gagal surely ada yang berhasil. Apa kunci orang yang berhasil itu? The only answer is: firm.
Ibarat sebuah pohon, dia adalah pohon yang kokoh, kuat, menancap kuat pada akarnya. Dia berpegang teguh pada prinsipnya untuk supaya terus berjuang mencapai apa yang dia inginkan. Dia gak gampang diombang-ambing atau dipengaruhi sama lingkungan, kondisi, serta orang-orang di sekitarnya. Tipe-tipe ini sering disebut masa bodoh, persetan dengan semuanya yang penting dia gak kenapa-kenapa. Orang kayak gini emang kadang ngeselin, tapi itulah tameng dia supaya dia gak 'jatuh'. Orang-orang hebat inilah yang biasanya bisa mencapai garis finish sesuai dengan yang dia harapkan.
Setelah mencapai yang kita inginkan, kadang kita lupa sama yang namanya bersyukur. Padahal penting loh buat kita bersyukur even itu hal kecil. Manusia suka terlena akan sesuaatu yang didapat, tetapi tidak mempertahankannya. Maka dari itu, buatlah planning sedini mungkin untuk menentukan pilihan di masa depan. Apakah lo sanggup untuk bertanggung jawab dengan apa yang lo punya nantinya, apa lo cuma sekedar berangan-angan tanpa adanya aksi nyata?
-raf
Kalo udah gede mau jadi apa?
Jadi astronot! Jadi pilot! Jadi dokter! etc.
Emang gak salah sih kalo anak kecil mengatakan hal itu, tandanya dia percaya sama kemampuan dirinya kalo suatu saat dia bisa menjadi orang hebat. Tentunya untuk mencapai cita-cita yang kita inginkan perlu kerja keras dong untuk mencapainya? Dalam menjalankan prosesnya, tentu kita juga butuh rencana, rencana ke depan yang akan kita lakukan. Gak semata-mata kalo lo mau jadi orang sukses lo bisa langsung gitu aja tanpa ada prosesnya, kesuksesan gak ada yang instant. Apalagi kalo mimpi atau cita-cita lo itu 'besar' pasti proses yang dijalani juga pasti sangat 'besar'. Dari situ lah kemauan dan kemampuan lo diuji. Apakah lo bisa mendapatkan apa yang lo mau di masa yang akan datang?
Bercita-cita pasti semua orang bisa, termasuk gue, juga bisa. Prosesnya yang belum tentu kita bisa jalani semuanya. Ada kalanya saat lo mencoba untuk serius dengan cita-cita lo, ada aja rintangan yang lo hadapi, ada banyak cobaan yang menghampiri, ada juga orang-orang yang iri dan coba buat menghasut lo suapaya lo pecah konsentrasi untuk mencapa cita-cita lo itu. Dari situlah kita semua diuji dalam menghadapinya. Sebagian orang banyak yang gagal dalam menggapai cita-citanya, kalo ada yang gagal surely ada yang berhasil. Apa kunci orang yang berhasil itu? The only answer is: firm.
Ibarat sebuah pohon, dia adalah pohon yang kokoh, kuat, menancap kuat pada akarnya. Dia berpegang teguh pada prinsipnya untuk supaya terus berjuang mencapai apa yang dia inginkan. Dia gak gampang diombang-ambing atau dipengaruhi sama lingkungan, kondisi, serta orang-orang di sekitarnya. Tipe-tipe ini sering disebut masa bodoh, persetan dengan semuanya yang penting dia gak kenapa-kenapa. Orang kayak gini emang kadang ngeselin, tapi itulah tameng dia supaya dia gak 'jatuh'. Orang-orang hebat inilah yang biasanya bisa mencapai garis finish sesuai dengan yang dia harapkan.
Setelah mencapai yang kita inginkan, kadang kita lupa sama yang namanya bersyukur. Padahal penting loh buat kita bersyukur even itu hal kecil. Manusia suka terlena akan sesuaatu yang didapat, tetapi tidak mempertahankannya. Maka dari itu, buatlah planning sedini mungkin untuk menentukan pilihan di masa depan. Apakah lo sanggup untuk bertanggung jawab dengan apa yang lo punya nantinya, apa lo cuma sekedar berangan-angan tanpa adanya aksi nyata?
-raf
Komentar
Posting Komentar